Qoute
Rabu, 15 Desember 2021
Rabu, 08 Desember 2021
PENGERTIAN DAN SYARAT ORGANISASI PROFESI
PENGERTIAN DAN SYARAT ORGANISASI PROFESI
Ciri-Ciri Profesi
- Memiliki pengetahuan yang khusus tentang suatu bidang/pekerjaan tertentu, keahlian dan keterampilan melalui pendidikan khusus serta pengalaman yang lama di bidangnya.
- Didalam profesi juga memiliki aturan bisa kita sebut standarisasi yang tinggi, bisanya mereka menjalankan kode etik di bidangnya masing-masing.
- Sangat mementingkan masyarakat, mendahulukan kepentingan orang banyak di bandingkan kepentingan pribadi diri sendri.
- Ada semacam izin khusus yang di berikan pada pihak yang berwenang untuk menjalankan profesi tersebut. Sehingga seseorang tersebut tidak sembarangan melaksanakan profesinya tersebut.
- Seseorang yang memiliki profesi biasanya menjadi anggota organisasi di bidangnya.
- Orang yang memiliki profesi biasanya selalu menjadi anggota organisasi profesi yang menjadi bidangnya.
Rabu, 24 November 2021
Perempuan PGRI, PSLCC, LKKP PGRI
Perempuan PGRI, PSLCC, LKKP PGRI
PEREMPUAN PGRI
Perempuan PGRI adalah perangkat kelengkapan organisasi yang bertugas meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif anggota perempuan PGRI dalam membangun dan menjaga marwah organisasi. Perempuan PGRI memberikan saran, pendapat pertimbangan, dan usulan tentang program-program pengembangan dan pemberdayaan Perempuan serta menggerakkan anggota perempuan PGRI untuk berpartisipasi aktif dalam forum-forum dan kegiatan Susunan kepengurusan Perempuan PGRI dapat terdiri atas unsur Dewan Pembina, unsur Dewan Pakar, unsur Badan Pumpinan Organisasi, dan unsur keahlian lainnya yang relevan sesuai dengan keperluan. Masa bakti pengurus perempuan PGRI sama dengan masa bakti pengurus badan pimpinan
PGRI SMART LEARNING AND CHARACTER CERTER (PSLCC)
PGRI Smart Learning and Character Center (PSLCC) adalah perangkat kelengkapan organisasi yang bertugas meningkatkan kesadaran, memberikan perlindungan dan bantuan hukum kepada anggota PGRI PSLCC sebagai representasi dari badan pimpinan organisasi yang berwenang melakukan pengembangan dan pelatihan di bidang pembelajaran dan pendidikan karakter. Susunan keanggotaan kepengurusan PSLCC dapat terdiri atas unsur Dewan Pembina, unsur Dewan Pakar, unsur Badan Pimpinan Organisasi, dan unsur keahlian lainnya yang relevan sesuai dengan keperluan. Masa bakti pengurus PSLCC sama dengan masa bakti pengurus badan pimpinan organisasi yang mengangkatnya.
Lembaga Kajian Kebijakan Pendidikan (LKKP)
Lembaga Kajian Kebijakan Pendidikan adalah perangkat kelengkapan organisasi yang bertugas melakukan studi atau kajian yang terkait pendidikan. Lembaga Kajian Kebyakan Pendidikan memberikan saran, pendapat pertimbagan, dan usulan hasil kajian atau studi kepada badan pimpinan organisasi untuk ditindak lanjuti (5) Susunan kepengurusan Lembaga Kajian Kebijakan Pendidikan dapat terdiri atas unsur Dewan Pembina, unsur Dewan Pakar, unsur Badan Pimpinan Organisasi, dan unsur keahlian lainnya yang relevan sesuai dengan keperluan.
Senin, 22 November 2021
PETA KONSEP PGRI
Peta konsep PGRI
Kamis, 04 November 2021
Rabu, 27 Oktober 2021
Hubungan PGRI dengan Educational International (EI)
Educational Internasonal (EI) adalah organisasi serikat Pekerja Pendidikan Tingkat Dunia, yang 25 juta anggotanya mewakili seluruh bidang pendidikan mulai dari pendidikan pra sekolah sampai perguruan tinggi melalui 311 organisasi serikat pekerja tingkat nasional yang tersebar di 159 negara dan wilayah. Di Asia Pasifik, EI mempunyai 68 anggota organisasi di 34 negara, termasuk PGRI. EI mempunyai hubungan kerja dengan UNESCO, termasuk IBE (International Buereau of Edication atau Biro Pendidikan Internasional) serta memiliki status konsultatif dengan United Nation Economics and Social Council (ECOSOC) atau Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa Bangsa. Secara khusus, EI bekerjasama dalam pelaksanaan kegiatan bersama dengan WHO, UNAIDS, ILO, World Bank, dan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).
Hubungan tersebut memberikan kesempatan bagi EI dalam mempromosikan tujuan guru dan pekerja pendidikan di forum internasional dan dalam memberikan masukan dalam diskusi ketika sedang menyusun keputusan tentang kebijakan penting. Program dan anggaran belanja EI diadopsi setiap tiga tahun oleh Kongres Dunia Education International, yang dihadiri oleh semua organisasi anggota EI dan para pengamat dari organisasi internasional serta lembaga-lembaga antara negara. Resolusi kebijakan EI diadopsi dan Dewan Pimpinan Pusat dipilih di Kongres Dunia yang terakhir diselenggarakan di Jontien, Thailand, pada bulan Juli 2001.
- Memperkuat PGRI sebagai serikat pekerja guru.
- Membuat organisasi yang lebih demokratis, independen, transparan dan berkelanjutan.
- Membuat kesadaran serikat buruh, good governance, transparansi dan akuntabilitas di semua tingkat organisasi.
- Untuk mendapatkan alokasi anggaran 20% oleh pemerintah untuk pendidikan di tingkat nasional dan daerah untuk dapat membahas masalah yang dihadapi oleh pendidikan, guru, anak-anak, dan untuk mencapai pendidikan berkualitas untuk semua.
- Mempromosikan partisipasi perempuan dan pemimpin muda dalam proses pengambilan keputusan dan semua kegiatan serikat.
- Dibuat kolam pelatih terampil di tingkat kabupaten dan propinsi.
- Berkaitan dengan keuangan organisasi dan membuat organisasi mandiri secara finansial.
- Peningkatan proses komunikasi dalam organisasi antara tingkat nasional, provinsi dan kabupaten.
- Melindungi hak profesional dan industrial dari para guru dan pekerja pendidikan;
- Mempromosikan perdamaian, demokrasi, keadilan sosial, dan persatuan kepada seluruh manusia si semua negara, melalui pembangunan pendidikan umum berkualitas bagi semua.
- Memerangi semua bentuk rasialisme dan diskriminasi dalam pendidikan dan masyarakat.
- Memberikan perhatian khusus bagi pembangunan peran kepengurusan dan keterwakilan wanita di masyarakat, dalam profesi mengajar, dan dalam organisasi guru dan pekerja pendidikan.
- Memastikan hak-hak kelompok kelompok yang terlemah seperti masyarakat pribumi, etnik minoritas, migran dan anak-anak. EI bertujuan dan bekerja untuk menghapuskan pekerja anak yang merupakan bagian penting dari hak asasi manusia.
Rabu, 20 Oktober 2021
Rabu, 29 September 2021
![]() |
| Gambar 1.1 |
Saya Alumni MM6 SMKN Puspo M. Fawaid Atoillah yang berkuliah di UNIVERSITAS PGRI WIRANEGARA. ini adalah materi Ke-PGRIan Pertama yang Diampu oleh M. Bayu Firmansyah, S.S, M.Pd,
Referensi : https://fairuzelsaid.upy.ac.id/ke-pgri-an/pgri-sebagai-organisasi-perjuangan/
















